Malaka – Satgas Pamtas RI–RDTL Sektor Timur Yonarmed 12 Kostrad melalui Pos Motamasin kembali menunjukkan keberhasilan dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah perbatasan. Hal ini ditandai dengan penyerahan secara sukarela 1 (satu) pucuk senjata api jenis Springfield laras panjang oleh seorang warga berinisial AN (44), yang merupakan warga Dusun Motamasin, Desa Alas Selatan, Kecamatan Kobalima Timur, Kabupaten Malaka.
Penyerahan senjata tersebut merupakan hasil dari pendekatan persuasif dan komunikasi sosial (komsos) yang dilakukan secara berkelanjutan oleh personel Pos Motamasin. Berawal dari kegiatan komsos dan gotong royong bersama warga, hingga pelayanan kesehatan keliling yang diberikan kepada AN, terjalin hubungan yang erat dan penuh kepercayaan. Dalam interaksi tersebut, terungkap bahwa senjata api tersebut merupakan peninggalan orang tua dari masa konflik Timor Timur, yang selama ini disimpan oleh yang bersangkutan.
Melalui pendekatan humanis serta edukasi tentang bahaya kepemilikan senjata api tanpa izin, personel Satgas secara bertahap meyakinkan warga untuk menyerahkan senjata tersebut demi keamanan bersama. Setelah melalui proses musyawarah dengan keluarga, pada Kamis (23/04/2026), AN akhirnya secara sukarela menyerahkan senjata api tersebut kepada personel Pos Motamasin untuk diamankan. Kondisi senjata yang telah berkarat menunjukkan bahwa senjata tersebut telah lama tersimpan dan tidak digunakan.
Danpos Motamasin, Serka Ahmad Hadi Jatmiko, dalam penyampaiannya menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari kedekatan dan kepercayaan yang dibangun antara Satgas dengan masyarakat. Ia menekankan bahwa Satgas tidak hanya menjalankan tugas pengamanan, tetapi juga hadir sebagai sahabat dan solusi bagi warga. “Penyerahan ini adalah wujud kesadaran masyarakat akan pentingnya keamanan bersama. Kami akan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas,” ujarnya.
Diharapkan, langkah ini dapat menjadi contoh positif dalam mencegah potensi gangguan keamanan serta memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat di wilayah perbatasan. (yonarmed12)

Komentar